Salah satu kecakapan hidup bagi homeschoolers adalah belajar dari profesional dan itulah kenapa saya memesan layanan layanan GoClean pekan lalu. Jadi, saya memberikan kepada anak-anak ingin untuk membuat Review GoClean setelah melihat sang professional bekerja. Well… setidaknya itu alasan pertama.
Alasan keduanya tentu saja supaya rumah keliatan bersih dan menghemat waktu saya laaaah hahaha. Karena tahu kan, proses autopilot itu panjang dan banyak penyesuaian hati dan pikiran melihat hasil pekerjaan rumah anak 8 dan 12 tahu. Tentu saja sebagai orang tua homeschoolers, saya harys menurunkan standar dalam proses pendidikan ini karena hasil bebersih anak-anak bisa jadi beda sama ekspektasi kita.
Sehari sebelumnya, saya sounding dulu bahwa besok saya akan memesan Go Clean sambil menjelaskan alasan pertama saya di atas kepada anak-anak. Lalu, saya minta mereka tetap membereskan seperti biasa dengan tujuan untuk membantingkan kualitas mereka dan kualitas pembersihan yang dilakuman profesional.
Baiklah.. kita mulai review GoClean dari GoLife.

Saya memesan layanan ini sehari sebelumnya agar lebih siap aja sih.

Saya memesan paket reguler

Dengan waktu 1,5 jam, peralatan pribadi, dan mitra wanita

Nah, waktu memesan GoClean itu luamaaaaaa banget huhuuu hiks hiks.. mungkin posisi kami yang ada di Bogor kabupaten yaaaa.. jadi belum banyak mitranya.

Setelah itu, tidak patah arang. Saya pesan lagi di dua waktu berbeda. Yang pertama, saya ga masih ga dapet-dapet juga hahaha. Mungkin cerita akan berbeda ya kalau di Jabodetabek sana. Hiks hiks.. nasib kampung nun jauah di mato.

Dan… DAPAT! Horeeee

Terus cancel karena kejauhan

Dan terakhir cancel, Mbaknya yang cancel karena katanya masih ada pekerjaan di tempat konsumennya huhuuu hiks hiks.
Terus cancel lagi.
Dan lagi..
Dan lagi hahaha.. bener-bener ujian ini mah 😂

Ya sudah.. hingga saat ini, saya masih berusaha memesan Go Clean karena tertarik sekali denga review teman-teman yang sudah pakai.
Seperti ini salah satunya:


Begini review beliau:
Pagi tadi mamak manggil goclean. Kalau sebelumnya 3 orang, kali ini hanya 2 orang yang dipanggil. Orang yang sama dengan yang diorder waktu lalu.
‘Bersihin rumah gatel banget pake goclean, gak bisa kerja sendiri mak?’
Gak bisa. 🤣🤣🤣
Yah…
Suka banget pokoknya sama hasilnya.
Kamar mandi cling cemerlang.
Padahal mamak mau nanya cara dia bersihinnya pake apa, biar besok2 mamak aja yang ngerjain gitu…Satu orang saya pesan 2,5 jam untuk siapin ruang tamu, dari mulai lap debu, nyapu ngepel lantai, keluarin kursi, turunin karpet, dan vakum.
Satu lagi saya pesan 3 jam, untuk bersihin 3 kamar mandi dan sapu pel lorong.
Saya kasih foto hasil kamar mandi nenek ya, karena yang paling rapi…
Tuuh kaaan. Gimana saya ga tertarik?
Dan yes.. demi pendidikan home economics anak-anak, saya akan terus memesan sampai Gopay penghabisan hahahaha.




Ukuran batik biasanya selalu menjadi masalah. Pastikan 









Teori kedua yaitu teori tubuh kembang plasenta. Jadi memang masa mual itu adalah masa ketika tubuh bereaksi untuk membagi nutrisi antara ibu dan bayi.
Saat trimester pertama, beberapa ibu mengalami fase luapan emosi pada saat tahu kehamilannya. Lalu, beberapa diantaranya juga harus menghadai masa-masa mual muntah. Bu Tara menyarankan ibu-ibu hamil pada masa-masa ini untuk lebih banyak sharing dengan pasangan dan orang terdekat, istirahat, dan relaksasi. Hal ini penting terutama kalau Ibu sering mengalami mual, muntah dan merasakan mood swing.
Pada masa ini, banyak ibu yang khawatir dengan bentuk tubuh, berkurangnya percaya diri, nampak seperti perlu atensi yang lebih, dan lebih bergantung kepada pasangan. Solusi untuk ibu hamil pada masa ini adalah dengan memperkuat komunikasi positif, bicarakan kekhawatiran, dan lakukan aktifitas menyenangkan.
Biasanya pada masa-masa ini, Ibu lebih terbatas secara fisik, sering dapat ekspektasi lebih dari lingkungan, dan memiliki kecemasan seputar kelahiran. Yang harus diolah pada masa ini adalah lebih banyak berkomunikasi dengan pasangan dan memilih dengan cerdas informasi yang masuk. Dengan begini, kesehatan mental Ibu akan lebih matang dalam mempersiapkan kelahiran si buah hati.















Salah satu ilmu penting yang bisa kita terapkan untuk menjadikan anak juara hebat kebaikan adalah perlunya satu keluarga untuk berkolaborasi dalam mendidik empati anak. Salah satunya melalui apresiasi yang spesifik, spontan, dan diberikan di berbagai situasi (to grow them great, of course). Dukungan sosial lain yang sangat penting adalah dengan memberikan ruang kepada anak untuk melakukan kebaikan disertai pendampingan selama proses berlangsung. Salah satunya melalui bermain peran bersama anak-anak, menjadikan diri kita sebagai role model, dan bersama-sama melakukan kegiatan-kegiatan sosial, terutama pada bulan Ramadhan seperti ini.
Terima kasih banyak Bebelac untuk kesempatan, ilmu, dan inspirasinya. Program keren dan bermanfaat untuk sesama ini berhasil mendukung saya memberikan stimulasi yang tepat untuk anak-anak, tidak hanya IQ tapi juga EQ mereka. Bagaimana tidak, setiap partisipasi Juara Hebat Kebaikan berupa foto atau video dan cerita aksi hebat kebaikan buah hati yang diunggah ke

































Dengan memori sebesar 2GB DDR3L, program yang dibuka bersamaan dengan kerjaan lancaaar jayaaa tanpa lagging. Apalagi kalau pas kerjaan banyak plus anak-anak lagi keluar curiosity-nya. Jalan dah tuh, researching the web barengan sama buka proyek, sambil nulis, kadang-kadang nge-Yutub juga. Bagusnyaaa, si IceCool technology bikin laptop yang diseksa 25,5 jam sehari tu anteng-anteng aja.












Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.