Jadi Ibu anak ga sekolah ituuuu harus siap-siap gempor. Bayangkan aja, kadang-kadang dalam sehari kita berkegiatan outdoor atau indoor dalam waktu yang lama, hingga pindah beberapa moda transportasi. Belum lagi tentunya pulang-pulang tetep mengerjakan apa yang jadi kegiatan wajib sesuai jadwal.

 

Lupa Ini Buat Sering Anyang-Anyangan

Dalam kesibukan yang padat sebagai emak rempong beranak tiga (dan bersuami satu), saya suka lupa satu hal: MINUM! Inilah penyebab terjadinya hal yang mengintervensi lezatnya berkegiatan: ANYANG-ANYANGAN alias INFEKSI SALURAN KEMIH.

Rasanya pasti tahulah yaaaa yang namanya anyang-anyangan itu.. sangat menguji kesabaran. Ya gimana tidak menguji, anyang-anyangan itu kan bawaannya pengen ke toilet terus. Ga nyaman kan yaaa, apalagi kalau sampai sakit buang air kecil.

Biasanya kan anak-anak yang ijin sama kita untuk ‘memisahkan diri’, lha ini malah terbalik. Emaknya yang pengen memisahkan diri ke toilet karena anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih hahaha.

Emang sih, kebiasaan lupa minum ini berbahaya banget ya, karena anyang-anyangan bisa berulang. Meminum banyak cairan, terutama air putih, itu penting sekali. Air minum membantu mencairkan urin kita dan memastikan bahwa untuk buang air kecil lebih sering dan normal. Banyak minum akan membuat bakteri jahat tidak betah berada di saluran kemih kita yang dapat menyebabkan infeksi saluran kemih.

Penyebab Sanyang-Anyangan

Haaaaa? Infeksiiii? Yap! Sebenrnya selain kurang minum, hal-hal berikut bisa juga penyebab anyang-anyanganΒ lho. Apa saja itu?

  1. Kesalahan dalam membersihkan kemaluan setelah buang air. Seharusnya, kita mengusap dari depan ke belakang. Melakukan hal itu setelah buang air kecil dan setelah buang air besar membantu mencegah bakteri di daerah anus menyebar ke vagina dan uretra.
  2. Tidak mengosongkan kandung kemih segera setelah melakukan hubungan intim. Setelahnya, kita juga lupa untuk meminum segelas air demi membantu menyiram bakteri.
  3. Gemar menggunakan produk kewanitaan yang kurang memperhatikan keseimbangan PH.
  4. Menggunakan semprotan deodoran atau produk kewanitaan lainnya, seperti douching dan serbuk, di daerah genital yang bisa mengiritasi uretra.

 

Komplikasi Infeksi Saluran Kemih

Nah semua itu bisa menjadi penyebab sakit saat buang air kecil. Jika tidak diatasi dengan serius, infeksi saluran kemih bisa mengarah pada beberapa kondisi medis yang berkelanjutan, seperti:

  1. Infeksi berulang, terutama pada wanita yang mengalami tiga atau lebihΒ infeksi saluran kemih.
  2. Kerusakan ginjal permanen akibat infeksi ginjal akut atau kronis (pielonefritis) yang diakibatkan infeksi saluran kemih yang tidak diobati.
  3. Meningkatnya risiko pada wanita hamil dalam melahirkan bayi dengan berat lahir rendah atau bayi prematur.
  4. Penyempitan uretra (striktur) pada pria dari uretritis rekuren, sebelumnya terlihat dengan uretritis gonokokal.
  5. Sepsis, komplikasi infeksi yang berpotensi mengancam jiwa, terutama jika infeksi tersebut bekerja dengan baik ke saluran kemih Anda ke ginjal Anda.

Cara mengatasi anyang-anyangan

Nah, terus bagaimana dooong cara mengatasi susah buang air kecil ini?

Well, kalau dari mayoclinic.org, secara medis, biasanya dokter akan menawarkan beberapa rekomendasi perawatan seperti:

  • Antibiotik dosis rendah, awalnya selama enam bulan tapi terkadang lebih lama.
  • Self-diagnosis dan perawatan, jika Anda tetap berhubungan dengan dokter Anda.
  • Antibiotik sekali minum setelah melakukan hubungan seksual jika infeksi Anda berhubungan dengan aktivitas seksual.
  • Terapi estrogen vagina jika Anda pascamenopause.

Nah, sebenarnya ada juga cara mengatasi anyang-anyangan secara alami yaitu meminum jus cranberry. Mahal? Yaaiyaaalaaah. Etapi tenang, sekarang ada uricran kok. Jadi ga usah lagi susah-susah cari buah cranberry yang harganya huwow itu plus ga cape ngejus juga. Keren ya?

Simpel, mudah, dan bisa dibawa kemana aja dan diminum kapan saja, bahkan saat berkegiatan. Setelah itu? Lanjut lagi deeeeh.

Yuks Emaks keren, jaga kesehatan kandung kemih kita.

Iklan