Sumber gambar: adalawblog.com
Sumber: adalawblog.com

Baju, lengkap. Mainan, sudah.

Bacaan, siap. Toilettries, oke.

Anak, sakit. Eh… Sebentar…

Apaaaa? Saaakiiiit? Batal liburan dong?

Hmmm… Mungkin kita bisa batalkan liburan kalau anak sakit sebelum berangkat. Tapi, terkadang ada situasi dimana kita tidak mungkin membatalkan atau ternyata anak sakit saat dalam perjalanan. Jadi, bagaimana?

Tenang, Ibu-Ibu.

#Tring! Saya punya tips dan perkakas yang Ibu butuhkan saat anak sakit panas, demam, flu, atau sakit ringan saat berlibur. Salah satunya adalah menyediakan Tempra cepat menurunkan demam. Salah dua dan seterusnya bisa disimak dalam tips tetap bahagia saat liburan meski anak sakit di bawah ini:

1. Menghadapi Kenyataan Bahwa Anak Sakit

Hadeeeeeh…. serius, dong.

Yes, I am serious. #kibasjilbab

Sumber: clipartbest.com
Sumber: clipartbest.com

Maksudnya, saat anak sakit, terima aja dulu. Bersyukur diuji dengan sakit dan JANGAN MENYALAHKAN SIAPAPUN (garis bawahi, tebalkan, dan tulis pake font bunga-bunga kalau perlu). Karena tidak ada manusia yang suka disalahkan, bukan? Dengan begini, insyaAllah, kita akan tenang dalam mengambil langkah selanjutnya.

2. Menganalisa Kondisi Anak

Jika anak kita tidak mengalami kecelakaan atau terjatuh, langkah pertama dalam menentukan pengobatan terbaik adalah mencari tahu apakah kita perlu langsung ke fasilitas kesehatan? Apakah ada di kota yang kita tuju? Atau, apakah anak kita bisa menunggu sampai pulang ke rumah untuk mendapatkan perawatan medis? Atau, apakah cukup dengan pengobatan dengan obat dan perawatan sendiri? Lalu, jika ternyata kita jauh dari puskesmas, klinik, atau rumah sakit, pertolongan pertama apa yang bisa kita berikan? Nah, untuk menjawab pertanyaan terakhir , mari kita lanjutkan ke poin berikutnya.

3. Pertolongan Pertama Saat Anak Sakit

Sumber: play.google.com
Sumber: play.google.com

Sebenarnya, ada benda-benda yang perlu disiapkan sebelum perjalanan agar bisa memberikan pertolongan pertama. Benda-benda standar ini harus ada di kotak P3K yang kita bawa. Cukup bawa versi mini agar portabel. Benda-benda tersebut adalah sarung tangan, masker, cairan antiseptik, kain kasa, perban, paracetamol seperti Tempra cepat menurunkan demam yang cepat bekerja di pusat panas dan aman, Iodin, dan kapas. Berbekal benda-benda tersebut , maka kita bisa melakukan beberapa hal berikut saat anak sakit:

  • Mencari pengkapan medis pribadi yang diperlukan yaitu beberapa obat ringan dan perlengkapan medis dari rumah. Pastikan semua ini mudah dijangkau, karena itu jangan ditaruh di bagasi.
  • Meningkatkan asupan cairan seperti air, jus, dan ASI (air susu ibu). Kalau kita berada di tempat yang banyak menyediakan air kelapa muda, maka kita akan sangat beruntung. Selain enak, kelapa muda sering membantu kami melewati beberapa sakit karena alergi hingga demam tinggi – tanpa obat.
  • Jika anak mengalami kesulitan bernapas di kendaraan, sediakan waslap (atau kalau tidak ada, kaus dalam atau kaus pendek bersih), tuangkan air di atasnya, dan biarkan anak bernapas dengan uap dingin. Atau jika sudah sampai ke penginapan atau rumah tujuan, sediakan air panas di kamar mandi. Lalu, tutup pintu dan duduk di dalam kamar mandi bersama anak.  Biarkan mereka menghirup udara hangat yang lembab.
  • Cari rumah makan yang menyediakan sop, soto, atau makanan berkaldu hangat! Kaldu membantu untuk mengeluarkan ingus dan memiliki banyak khasiat dalam melawan virus.
  • Jika menderita nyeri telinga, biasanya setelah naik pesawat, mintalah anak untuk minum sesuatu secara berkala selama turunnya pesawat untuk membantu meringankan tekanan telinga. Jika sakit telinga terjadi saat terjebak macet atau alergi, sediakan minum dan ingatkan terus.
  • Jika demam, periksa suhunya dan jika perlu berikan penurun panas seperti Tempracepat menurunkan demam paracetamol yang aman dan beerja langsung di pusat panas.

4. Cukup Istirahat dan Alihkan Perhatiannya

Liburan memang menyenangkan, tapi perjalanan menuju tempat liburan itu bisa jadi sangat berat ketika anak sakit. Kita bisa mengingatkan anak-anak tentang betapa menyenangkannya jika sudah sampai dan memintanya tidur selama perjalanan. Tapi, bagaimana jika anak sulit tidur?

Nah, kita bisa ajak dia bermain. Berikut ini beberapa ide permainan yang bisa membantu meringankan ‘deritanya’.

Sumber: boyslifeorg.com
Sumber: boyslifeorg.com
  • Bawa beberapa perlengkapan anti-bosan seperti adalah kertas, papan jalan, alat tulis, origami, slime, atau lilin mainan. Beberapa benda ini cukup berguna mengisi waktu saat perjalanan selain gadget.
  • Scavenger Hunt. Ini apa ya bahasa Indonesianya? Inti permainannya, meminta anak melihat keluar jendela untuk mencari sesuatu berdasarkan Misalkan, “Cari benda Ungu”, atau “Tunjuk anak kecil”, atau “Cari kata Rumah”.
  • Sebut atau Tulis Kata. Permainan ini bisa disesuaikan untuk berbagai level. Bisa hanya menyebutkan huruf yang ditemukan sampai mencari kata yang berawalan huruf tertentu.
  • Menyebutkan merek mobil. Bisa juga menambahkan dengan warna mobil untuk menambah tingkat kesulitan.
  • Cerita berantai. Mulailah dengan kalimat seperti, “Liana ingin makan pizza, lalu….”

Tidak ada satu pun orang tua yang ingin anaknya sakit saat liburan. Tapi, ya… kita tetap harus siap kalau itu terjadi. Semoga tips di atas membantu ya, setidaknya sampai kita mendapatkan bantuan medis profesional.

Selamat berlibur. ^_^


Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho.
Iklan