Ayah, Ibu, kembalikan segera #bahagiadirumah. Selamatkan generasi ini menjauh dari kesepian dan kehampaan. Kehadiran dan sentuhanmu sangat dirindukan.

Cobalah tengok linimasa sosmedmu sekarang. Lihatlah kisah-kisah yang disebut kekinian. Dari mulai anak-anak berseragam yang memajang kebodohan, menyia-nyiakan waktu berharga, hingga mencoba hal-hal jahat yang orang dewasa normal manapun tidak berani melakukannya. Alasannya satu: Perhatianmu wahai Ayah-Ibu.

Ayah, Ibu, kembalikan segera #bahagiadirumah. Pulanglah segera menemui anak-anakmu. Peluk dan bermainlah bersama mereka. Dengarkan ocehannya meski engkau sangat lelah. Kalimat-kalimat itu mungkin menurutmu tidak berarti, namun tidak bagi mereka. Hiasi wajah mereka dengan senyum dan tawa, Ayah dan Ibu. Jangan takut wibawamu jatuh. Justru, rasa sayangmu akan memelihara rasa hormat mereka padamu.

Ayah, Ibu, kembalikan segera #bahagiadirumah. Jadilah tempat bersandar anak-anak remajamu. Jadilah gua tempat berlindung dari dunia di luar sana yang tidak ramah. Tawarkan bahu nyamanmu dengan rasa nyaman persahabatan agar mereka leluasa bercerita tentang hari-hari yang penuh penat atau bahagia. Jangan takut mereka melangkahi dominasimu. Justru, rasa perdulimu akan membuat mereka memilihmu lebih dari apapun.

Apakah kalian tidak takut, wahai ayah dan ibu? Ketika anak-anakmu berpaling dan memilih para manusia jahat yang nampak seperti peri baik hati namun sesungguhnya  menginginkan sebaliknya? Bekali mereka dengan ilmu dan berdirilah di sisi mereka. Jangan berkata yang baik sedangkan sikapmu menunjukkan sebaliknya. Jadikan mereka yakin bahwa ayah dan ibu adalah manusia terbaik tempat kembali.

Apakah kalian tidak takut, wahai ayah dan ibu? Ketika remaja-remajamu lebih memilih untuk lari mengambil keputusan yang salah dan merasa nyaman dengannya? Bekali mereka dengan kehangatan. Yakinkan mereka bahwa kalian selalu ada dan sebenar-benarnya perduli lebih dari siapapun.

bahagiadirumah.jpgAda masa NOVAVERSARY (tabloid Nova yang merayakan masa ke-28 tahunnya) menjadi pengingat bahwa 28 tahun lalu, ketika ia mulai ada, keburukan belum merajalela. Kini, kita bersaing dengan kebobrokan yang dipoles indah di mata mereka. Kita berperang dengan tawaran-tawaran menggiurkan yang dengan mudah mereka dapatkan.

Maka, beranilah untuk mengembalikan #bahagiadirumah. Belum terlambat untuk menyelamatkan generasi ini. Mari kita mulai…. hari ini.

Iklan